Tuesday, January 1, 2013

Kutipan, Abstrak dan Daftar Pustaka



Definisi, Fungsi, Cara penggunaan, Tipe - tipe dari: 
1.Kutipan 
2.Abstrak 
3.Daftar Pustaka. 
 

A. KUTIPAN
·        Definisi kutipan.
Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya.
·        Tipe Kutipan.
1. Kutipan langsung.
2. Kutipan tak langsung.
3. Kutipan pada catatan kaki.
4. Kutipan atas ucapan lisan.
5. Kutipan dalam kutipan.
6. Kutipan langsung dalam materi.
·         Cara Penggunaan Kutipan.
1.Kutipan langsung
a. yang tidak lebih dari empat baris:
- kutipan diintegrasikan dengan teks
- jarak antar baris kutipan dua spasi
- kutipan diapit dengan tanda kutip
- sudah kutipan selesai, langsung di belakang yang dikutip dalam tanda kurung ditulis sumber darimana kutipan itu diambil, dengan menulis nama singkat atau nama keluarga pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman tempat kutipan itu diambil.
b. Yang lebih dari empat baris:
- kutipan dipisahkan dari teks sejarak tiga spasi
- jarak antar kutipan satu spasi
- kutipandimasukkan 5-7 ketukan, sesuai dengan alinea teks pengarang atau pengutip. Bila kutipan dimulai dengan alinea baru, maka baris pertama
kutipan dimasukkan lagi 5-7 ketukan.
- kutipan diapit oleh tanda kutip atau diapit tanda kutip.
- di belakang kutipan diberi sumber kutipan (seperti pada 1) 2. Kutipan tak langsung 1. kutipan diintegrasikan dengan teks 2. jarak antar baris kutipan spasi rangkap 3. kutipan tidak diapit tanda kutip 4. sesudah selesai diberi sumber kutipan 3. Kutipan pada catatan kaki Kutipan selalu ditempatkan pada spasi rapat, meskipun kutipan itu singkat saja. Kutipan diberi tanda kutip, dikutip seperti dalam teks asli. 4. Kutipan atas ucapan lisanKutipan harus dilegalisir dulu oleh pembicara atau sekretarisnya (bila pembicara seorang pejabat). Dapat dimasukkan ke dalam teks sebagai kutipan langsung atau kutipan tidak langsung. 5. Kutipan dalam kutipanKadang-kadang terjadi bahwa dalam kutipan terdapat lagi kutipan. 6. Kutipan langsung dalam materi Kutipan langsung dimulai dengan materi kutipan hinggga halte terdekat, (dapat berupa koma, titik koma, atau titik)disusul dengan sisipan penjelas siapa yang berbicara.

·        Fungsi Kutipan.
1. Landasan teori
2. Penguat pendapat orang lain3.
3. Penjelasan suatu uraian
4. Bahan bukti untuk menunjang pendapat itu. 

B. ABSTRAK.
·        Definisi abstrak. 
Pengertian umum abstrak adalah penyajian singkat mengenai isi tulisan sehingga pada tulisan, ia menjadi bagian tersendiri. Abstrak berfungsi untuk menjelaskan secara singkat kepada pembaca.Sedangkan pengertian khusus abstrak adalah sesuatu yang dilihat tidak mengacu kepada obyek atau peristiwa khusus. Abstraksi menyajikan secara simbolis atau secara konseptual serta secara imajinatif sesuaru yang tidak dialami secara langsung. Jadi abstrak adalah kata yang menunjukan kepada sifat, kondisi dan kegiatan yang dilepas dari objek tertentu.Pemahaman akan pengertian abstrak sepertinya masih dianggap sebagai suatu yang sulit bahkan tak teraplikasi.Sebagaimana tertera di atas, suatu aliansi adalah suatu pengertian abstrak (dalam arti tidak dapat dilihat dengan mata), maka suatu perjanjian adalah suatu peristiwa atau kejadian yang konkret. Misalnya: Perjanjian jual beli
·        Fungsi abstrak.
Fungsi abstrak adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat perihal hasil penelitian yang telah dilakukan.Uraian yang hanya satu halaman tersebut memudahkan abstrak dimasukkan dalam jaringan internet. Hal ini dimaksudkan memudahkan Anda mengetahui hasil penelitian tanpa harus membaca keseluruhan penelitian yang berlembar lembar. Sehingga abstrak membantu Anda dalam mencari referensi dalam penelitian yang Anda cari.
Adanya abstrak akan menghindari tindakan plagiasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sebuah penelitian akan terlindungi jika hanya abstraknya saja yang ditampilkan dan diperluas di internet.
·        Tipe-Tipe Abstrak.
Abstrak dalam seuah penulisan karya ilmiah memiliki beberapa jenis penulisan berdasarkan isinya. Abstrak dapat diklasifikasikan dalam dua jenis, yaitu sebagai berikut.
Abstrak indikatif adalah abstrak yang menyajikan uraian secara singkat mengenai masalah yang terkandung dalam laporan atau karya ilmiah lengkapnya. Abstrak indikatif bertujuan agar pembaca mengetahui isi informasi tanpa memadatkan isi informasi aslinya dan hanya memberikan indikasi sasaran cakupan tulisan. Maka, pembaca dapat mempertimbangkan apakan tulisan asli perlu dibaca atau tidak.
Abstrak informatif adalah miniatur laporan atau karya ilmiah asli dengan menyajikan data dan informasi secara lengkap sehingga pembaca tidak perlu lagi membaca tulisan aslinya, kecuali untuk mendalaminya. Dalam ringkasan informatif, disajikan keseluruhan tulisan asli dalam bentuk mini. Seperti, judul, penulis, institusi, tujuan, metode dan analisis laporan, hasil penelitian, dan kekakuan.
·        Cara Penggunaan Abstrak.
Membuat ringkasan tidaklah mudah, namun juga bukan merupakan hal yang menakutkan. Ada beberapa tips khusus untuk Anda dalam membuat abstrak, sehingga dapat terhindar dari kesalahan yang sifatnya umum.Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penulisan abstrak. 1. Semua bagian harus seimbang. Jangan hanya menonjolkan hanya salah satu aspek saja, seperti judul saja atau penggunaan metode penelitian saja, tetapi mengomentari hasil penelitian lebih ditekankan. 2. Pastikan penulisan abstrak menggunakan unsure 5W + 1H dengan lengkap. 3. Harus ada hubungan yang kohesif antar unsure penelitiannya. Harus ada benang merah dari hasil penelitian yang telah dilakukan. 4. Pilihlah kata kunci yang sesuai dengan subjek dan objek penelitian yang telah dilakukan. Salah satu fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan arah bagi para pembaca buku atau karya tulis yang ingin melanjutkan studi atau untuk melakukan pengecekan ulang terhadap karya tulis yang bersangkutan. Fungsi dari daftar pustaka adalah untuk memberikan apresiasi atau penghargaan terhadap penulis buku atau karya tulis yang dirujuk terhadap hasil karyanya yang turut menyumbang peraran dalam penulisan karya tulis yang kita tulis. Dan fungsi lain daftar pustaka yang tak kalah penting adalah menjaga profesionalitas kita (jika kita sebagai seorang penulis karya tulis) terhadap tulisan yang kita buat.

 C. Daftar Pustaka.
·         Definisi Daftar Pustaka.
Daftar pustaka adalah halaman yang berisi daftar sumber-sumber referensi yang kita pakai untuk suatu tulisan ataupun karya tulis ilmiah. Daftar Pustaka biasanya berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan publikasi lainnya, yang memiliki hubungan dengan sebuah karangan (contohnya: thesis).
·        Tipe-Tipe Daftar Pustaka.
# Kelompok Textbook
a. Penulis perorangan
b. Grup karangan beberapa penulis dengan editor
c. Buku yang ditulis / dibuat oleh lembaga
d. Buku terjemahan # Kelompok Jurnal a. Artikel yang disusun oleh penulis b. Artikel yang disusun oleh lembagac. Kelompok makalah yang diresentasikan dalam seminar / konferensi / simposium # Kelompok disertasi / tesis # Kelompok makalah / informasi dari Internet
·        Cara Penggunaan Daftar Pustaka.
Dalam penulisan daftar pustaka kita juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini. Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabet, berturut-turut dari atas ke bawah, tanpa menggunakan angka arab (1,2,3, dan seterusnya). Cara penulisan daftar pustaka sebagai berikut :     -Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu, baru nama depan)     -Tulislah tahun terbit buku. Setelah tahun terbit diberi tanda titik (.)     -Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik (.).     -Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua (:).Setelah nama penerbit diberi tanda titik     -Apabila digunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit, baru buku yang terbit kemudian. Di antara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan tanda garis panjang. Untuk penulisan daftar pustaka yang berasal dari internet ada beberapa rumusan pendapat:     - Menurut Sophia (2002), komponen suatu bibliografi online adalah:     • Nama Pengarang • Tanggal revisi terakhhir • Judul Makalah • Media yang mengambil • URL yang terdiri dari protocol / situs / path / file • Tanggal akses. - Menurut Winarko memberikan rumusan pencantuman bibliografi online di daftar pustaka sebagai berikut: Artikel jurnal dari internet: Majalah / Jurnal Online Penulis, tahun, judul artikel, nama majalah (dengan singkatanresminya), nomor, volume, halaman dan alamat website. *) Nama majalah online harus ditulis miring Artikel umum dari internet dengan nama Penulis, tahun, judul artikel, [jenis media], alamat website (diakses tanggal …). *) Judul artikel harus ditulis miring. Artikel umum dari internet tanpa nama Anonim, tahun, judul artikel , [jenis media], alamat website (diakses tanggal …). *) “Anonim” dapat diganti dengan “_____”. Judul artikel harus ditulis miring.
·         Fungsi Daftar Pustaka. 
fungsinya melalui daftar pustaka yang disertakan pada akhir tulisan, para pembaca dapat melihat kembali pada sumber aslinya.

Sumber: http://broken-nose.blogspot.com/2012/11/

Wednesday, October 17, 2012

FUNGSI TANDA BACA BESERTA CONTOHNYA


Selama ini kadang kita sering tidak memperdulikan tanda baca yang benar menurut EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Maka dari itu, dengan adanya tugas softskill Bahasa Indonesia ini kita bisa menyimak macam-macam tanda baca beserta fungsinya..yuuk kita mulai :)Macam-macam tanda baca dan fungsinyaContoh Kalimat Tanda titik (.) : Contoh Kalimat Tanda titik (.) : Contoh Kalimat Tanda titik (.) : 
  • 1. Bahasa Indonesia
  • 1.1 Arti Bahasa Indonesia
  • 1.2 Fungsi Bahasa Indonesia

Contoh Kalimat Tanda Koma (,) :Contoh Kalimat Tanda Koma (,) :
  • Bebeh, aku, dan beberapa anak lain nya mengerjakan tugas bersama.
  • Karena sibuk, aku lupa mengingatkan bebeh untuk makan.

Contoh Kalimat Tanda Seru (!) :Contoh Kalimat Tanda Seru (!) :
  • Harap tenang kampus Gunadarma sedang melakukan ujian !
  • Pergi ke pasar sekarang atau kamu tidak akan mendapatkan makan siang !

Contoh Kalimat Tanda Titik Koma (;) :Contoh Kalimat Tanda Titik Koma (;) :
  • Malam semakin larut; pekerjaan bebeh belum selesai juga.
  • Aku mengerjakan tugas laporan akhir; Bebeh mencuci motor; Mama memasak di dapur.

Contoh Kalimat Tanda Titik Dua (:) :Contoh Kalimat Tanda Titik Dua (:) :
  • Ketua : Jusuf Indrakumala
  • Sekretaris : Wahyuni Nur Oktavia
  • Bebe  : (dengan emosi) "Bebeh lagi dimana kamu!"
  • Bebeh  : "Disini, dihati kamu be”

 Contoh Kalimat Tanda Hubung (-) : Contoh Kalimat Tanda Hubung (-) :
  • Tanggal Anniversary kita 09-01-09
  • Yuni menjadi pemenang olimpiade biologi se-Indonesia
  • Masing-masing siswa wajib mengikuti peraturan kampus yang berlaku

Contoh Kalimat Tanda Elipsis (...) :Contoh Kalimat Tanda Elipsis (...) :
  • Tunggu apa lagi...ya, ayo kita pergi.
  • Bebeh baru datang dari...

Contoh Kalimat Tanda Tanya (?) :Contoh Kalimat Tanda Tanya (?) :
  • Apakah kamu mencintaiku ?
  • Sudah siapkah ?

Contoh Kalimat Tanda Kurung ( ) :Contoh Kalimat Tanda Kurung ( ) :
  • Wahyuni kuliah di UG (Universitas Gunadarma)

Contoh Kalimat Tanda Kurung Siku ( {..} ) :Contoh Kalimat Tanda Kurung Siku ( {..} ) :
  • kalimat kedua ini (perbedaannya ada di dalam Bab I [lihat halaman 40––52]) perlu dibentangkan di sini.

Contoh Kalimat Tanda Petik ("...") :Contoh Kalimat Tanda Petik ("...") :
  • Karena bentuk rambutnya, Bebeh mendapat julukan “si Cutok”.
  • Novel "Jomblo" itu menginspirasikan para jomblo agar tetap semangat.

Contoh Kalimat Tanda Petik Tunggal ('..') "Contoh Kalimat Tanda Petik Tunggal ('..') "
  • never berarti ‘tidak pernah’.

Contoh Kalimat Tanda Garis Miring (/) :Contoh Kalimat Tanda Garis Miring (/) :
  • Alamatku : Jalan Rawasari Rt 001/04 
  • Aku angkatan tahun ajaran 2010/2011

Contoh Kalimat Tanda Penyingkat (Apostrof) (') :Contoh Kalimat Tanda Penyingkat (Apostrof) (') :
  • 30 Oktober '92 (maksudnya '92 = 1992)
  • Apapun akan ku beri 'tuk kebahagianmu (maksudnya 'tuk = untuk)

Sumber : http://diajengsurendeng.blogspot.com/2011/11/jenis-jenis-tanda-baca-dan-fungsi-tanda.htmlSumber : http://diajengsurendeng.blogspot.com/2011/11/jenis-jenis-tanda-baca-dan-fungsi-tanda.html1. Tanda titik (.)    Fungsi dan pemakaian tanda titik:Untuk mengakhiri sebuah kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan,Pada akhir singkatan nama orang,Diletakan pada akhir sinGkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan,Pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum,Dibelakang angka tau huruf dalam suatu bagan, ikhtisar atau daftar, dll.Bebeh adalah orang yang aku sayangi.Wahyuni Nur Oktavia, S.Kom.2. Tanda Koma (,)    Fungsi dan pemakaian tanda koma antara lain:Memisahkan unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilang,Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimat,Memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat, dll.3. Tanda Seru (!)Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan atau perintah atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaa, atau rasa emosi yang kuat.4. Tanda Titik Koma (;)    Fungsi dan pemakaian titik koma adalah:Memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis atau setaraMemisahkan kalimat yang setara didalam satu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.5. Tanda Titik Dua (:)    Tanda Titik Dua digunakan dalam hal-hal sebagai berikutPada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.Pada kata atau ungkapan yang memerlukan pemerianDalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapanDi antara jilid atau nomor buku/ majalah dan halaman. antara bab dan ayat dalam kitab suci, atau antara judul dan anak judul suatu karangan.6. Tanda Hubung (-)    Tanda hubung dipakai dalam hal-hal seperti berikut:Menyambung suku-suku kata yang terpisah oleh pergantian baris,Menyambung unsur-unsur kata ulangMenyambung huruf dari kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal.7. Tanda Elipsis (...)    Tanda elipsis dipergunakan untuk menyatakan hal-hal seperti berikutMengambarkan kalimat yang terputus-putusMenunjukan bahwa satu petikan ada bagian yang dihilangkan8. Tanda Tanya (?)Tanda tanya selalunya dipakai pada setiap akhir kalimat tanya.Tanda tanya yang dipakai dan diletakan didalam tanda kurung menyatakan bahwa kalimat yang dimaksud disangsikan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya.9. Tanda Kurung ( )Tanda kurung dipakai dalam ha-hal berikutMengapit tambahan keterangan atau penjelasanMengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian pokok pembicaraanMengapit angka atau huruf yang memerinci satu seri keterangan10. Tanda Kurung Siku ( {..} )Tanda kurung siku digunakan untuk:Mengapit huruf, kata atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada akhir kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lainMengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung11. Tanda Petik ("...")Fungsi tanda petik adalah:Mengapit petikan lagsung yang berasal dari pembicaraan, naskah atau bahan tertulis lainMengapit judul syair, karangan, bab buku apabila dipakai dalam kalimatMengapit istilah kalimat yang kurang dikenal12. Tanda Petik Tunggal ('..')Tanda Petik tunggal mempunyai fungsiLMengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lainMengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing13. Tanda Garis Miring (/)Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode suratTanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, per atau nomor alamat14. Tanda Penyingkat (Apostrof) (')Tanda Apostrof menunjukan penghilangan bagian kata.


ETIKA DALAM MENULIS BLOG


Menulis diblog bukanlah hal yang mudah karena hasil tulisan bisa dibaca oleh semua orang, maka diperlukan etika dalam menulis diblog.

Ada beberapa inti dalam etika menulis blog yang baik diantaranya :

•Judul yang menarik, pemilihan judul adalah hal utama yang harus dipikirkan, karena judul yang menarik dapat membuat si pembaca penasaran dengan isi dari tulisan diblog tersebut. Judul juga harus sesuai dengan isi dari tulisan, jangan hanya karena ingin membuat judul yang menarik tapi tidak sesuai dengan isinya.
•Jangan menggunakan huruf besar dan berwarna, degan menggunakan huruf besar sepertinya anda sedang emosi dan huruf berwarna membuat orang pusing karena itu lebih baik gunakan huruf dan ajaan yang biasa saja. Akan lebih nyaman untuk dibaca dan dimengerti.
•Jangan lupa tanda baca seperti titik,koma,tanda tanya dll. Karena ini sangat mempunyai pengaruh yang besar untuk pembaca, salah tanda baca dapat diartikan lain oleh si pembaca, maka tanda baca sangatlah penting.
•Bahasa yang mudah dimengerti, jangan memakai istilah yang jarang orang pakai atau beri penjelasannya pada pertama kali kata itu dipakai. Sehingga orang yang membaca blog anda akan mengerti tentang apa yang diasampaikan sipenulis. Karena orang tidak akan mengerti jika kita memakai bahasa “high class” yang hanya para ahli atau orang tertentu yang berkecimpung didunia tersebut yang dapat mengerti bahasa tersebut.
•Jangan bertele-tele, dalam menyampaikan maksud dari isi jangan terlalu berputar-putar karena membuat orang binggung dan tidak mengerti inti dari penulisan tersebut, setelah awal paragraph dibuat bolehlah sedikit bertele-tele tapi sedikit saja. Jangan terlalu banyak dan kalau bisa  masih ada nyambungnya dengan kalimat inti.
•Pilih bahasa yang pantas dan sopan, kalau kita memakai bahasa yang kurang baik dan tidak sopan akan membuat pembaca bertanya “nie blog siapa yang buat? Gak belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar apa disekolah?”.Karena itu jangan memakai bahasa yang aneh atau bahasa gaul. Orang yang tidak mengerti akan memiliki pendapat lain.
•Jangan sampai salah ketik, kalau sampai salah ketik bisa berdampak bahaya, tidak setiap orang mempunyai pendapat yang sama bisa jadi karena salah ketik menyebabkan arti yang berbeda. Jadi sebelum dikirim lebih baik periksa kembali, apakah ejaan, tulisan itu sudah layak untuk dipublikasikan.
•Tambahkan humor dalam penulisan, ada sedikit humor lebih baik. Orang tidak terlalu tegang dan merasa lebih rileks jika kita menulis sesuatu didalamnya ada sedikit humor, cukup sekali atau dua saja sudah cukup, karena terlalu banyak pun membuat orang tidak tertarik lagi.
•Jangan sering copy-paste dalam menulis blog jangan sering melakukan itu, membuat kretifitas kita tidak berkembang, boleh juga hal itu dilakukan tapi dengan cara tetap mencantumkan link- nya dariman kita mendapatkan informasi tersebut.
•Pemilihan gambar, jika didalam penulisan anda ingin ditampilkan gambarnya, sebaiknya jangan yang gambar yang besar itu membuat orang yang akan membuka blog anda menunggu terlalu lama, jadi jangan sampai karena gambar tersebut orang tidak jadi membuka blog anda.

Intinya, dalam membuat penulisan didalam blog atau internet kita harus memperhatikan hal-hal kecil yang sebenarnya anda berpikir itu tidak penting, tapi dalam membuat blog kita harus memperhatikan kembali apa yang akan kita publikasikan ke dunia luar.Harus mempunyai etika bersopan santun didalam dunia blog, orang yang mempunyai etika didalam menulis mempunyai kertas putih dihatinya. Karena ketika menulis itu adalah ungkapan isi hati, yang mencerminkan kehidupan seharinya.

Jangan lupa membaca kembali,mengoreksi tanda baca, ejaan, pilihan bahasanya dan sopan santun sesama blogger agar apa yang kita tulis dapat berguna bagi pengguna search engine dan tidak merugikan orang lain.

Pada era reformasi ini, banyak cara yang dapat digunakan dalam mengeluarkan pendapat, salah satunya dengan menulis. Saat ini yang banyak digunakan yaitu menulis melalui internet. Tetapi banyak aspek yang belum diketahu sesorang, terutama mengenai etika dalam menulis melalui internet. Etika menulis di internet merupakan pendapat masing-masing orang mengenai tata cara atau sopan santun menulis di dalam dunia maya. Dunia maya memiliki aturan-aturan dan sopan santun yang harus dipahami setiap orang. Banyak yang kita jumpai seseorang yang menulis tanpa menggunakan aturan atau sopan santun yang semestinya, mengirimkan dengan menggunakan email, mempublikasikan dokumen elektronik seperti gambar, video dan tulisan-tulisan dalam bentuk lain tanpa memperhatikan kode etik yang semestinya.

Hal-hal yang harus kita perhatikan adalah sebagai berikut:
1. Mengirim dan mendisribusi dokumen yang bersifat pornografi, menghina, mencemarkan nama baik dll.
2. Melakukan pembobolan secara sengaja ke sistem komputer.
3. Melakukan penyadapan informasi.
4. Melakukan penggandaan tanpa ijin.
5. Memanipulasi, mengubah, menghilangakan informasi.

Yang harus kita lakukan ketika menulis di blog adalah meningkatkan kewaspadaan. Kita harus memikirkan apa yang akan kita tulis akan mempunyai dampak yang bersifat positif ataupun negatif. Apa yang kita tulis harus memiliki tujuan yang jelas agar tidak menimbulkan akibat yang negatif bagi kita sendiri maupun orang lain.
Pada era reformasi yang telah memberikan kebebasan dalam mengeluarkan pendapat ini, kita pun harus menyadari pendapat, kata-kata ataupun tulisan apa yang kita publikasikan melalui internet, karena semuanya memiliki batasan dan dampak yang berbeda-beda. Kebebasan yang kita anut adalah kebebasan yang bertanggung jawab.

Jadi, apa pun yang kita tulis akan mendapatkan respon yang setimpal. Selama pendapat ataupun tulisan tersebut tidak merugikan orang lain, tetapi bermanfaat, kita tidak perlu takut untuk menulis.
Tidak ada aturan yang baku untuk mensikapi informasi dalam menulis di internet. Namun, kita sebagai manusia seharusnya menyadari bahwa perilaku kode etik sangat diperlukan untuk menghormati satu sama lain di dalam komunitas dunia maya, khususnya dalam menulis.

Tidak ada sanksi bagi yang melanggar kode etik dalam menulis melalui internet kecuali sanksi moral, seperti dikucilkan. Dalam kasus tertentu, pelanggaran kode etik dapat diajukan ke pangadilan, seperti kasus pelanggaran miss komunikasi.
Sebagai contoh : Kasus Prita Mulyasari
Seperti yang diberitakan, Prita Mulyasari yang diadukan ke pangadilan mengenai surat elektronik yang beredar di dunia maya, yang menurut sudut pandang tertentu adalah mencemarkan nama baik, pada sudut pandang yang lain diberitakan bahwa surat elektronik itu hanya dibuat untuk menyampaikan suatu pendapat.
Informasi
Berbagi informasi tentang segala hal positif
Etika Menulis Blog

Tulisan etika menulis blog ini pendapat pribadi. Menulis blog memang tidak ada panduan tertulis seperti menulis artikel di majalah ilmiah. Etika menulis di bog lebih sebagai aturan tidak tertulis.
Beberapa point yang perlu diperhatikan saat menulis di blog menurut pendapat saya adalah sebagai berikut:
1. Isi tulisan tidak mengandung unsur SARA
Masalah SARA sangat rentang menimbulkan pertentangan yang akan berakibat buruk apalagi ditulis dalam media online yang bersifat mudah menyebar. Pemahaman orang tentang hal ini tentu saja berbeda-beda berdasarkan latar belakan orang yang membacanya. Keanekaragaman pemikiran tersebut akan menyulut masalah SARA yang ditulis dalam suatu blog menjadi masalah yang serius dan susah terkendalikan.
2. Tidak berbau pornografi
Suatu hal yang perlu diingat sebagai penulis blog disini bahwa blog dapat diakses oleh siapapun tidak terkecuali oleh anak dibawah umur. Memang penyedia layanan hosting blog seperti wordpress pun telah merilis aturan di term servicenya telah melarang adanya unsur pornografi dan akan memberi sanksi pada penulis ayng melanggar. Akan tetapi unsur pornografi yang diselipkan dalam kata-kata berbahasa indonesia akan sulit untuk terlacat.
3. Tidak melanggar hak cipta
Hal ini perlu digaris-bawahi karena banyak blog yang menyertakan link ke suatu file berupa lagu, buku elektronik, software, film atau karya lain yang sebenarnya terlindungi oleh hak cipta. Memang ada banyak perdebatan tentang hak cipta. Akan tetapi sebagai penulis yang baik kita berusaha untuk tidak melanggar hak cipta.
4. Pencantuman sumber tulisan
Dalam menulis, kita seharusnya menghargai penulis lainya apabila kita menulis berdasarkan referensi yang ada pada artikel penulis lain. Mencopy-paste adalah suatu hal yang sangat dilarang pada tulisan ilmiah, tetapi di blog menurut pendapat saya masih bisa ditoleransi asal mencantumkan sumbernya dan membuat link ke sumber tersebut. Jika kita ingin belajar menulis maka hindarilah copy paste. Dengan membaca dari berbagai sumber dan ditambah dengan pengetahuan yang kita miliki, kita dapat menulis tanpa harus mencopy paste artikel dari orang lain. Sekali lagi kita bisa meneruskan tulisan orang lain yang kita anggap bermanfaat dan menyebutkan bahwa tulisan tersebut berasal dari sang penulis aslinya.
5. Penggunaan Inisial
Pada saat membahas suatu kasus yang belum jelas, sebaiknya menggunakan inisial. Asas praduga tidak bersalah sebaiknya kita terapkan. Intinya dalam menulis adalah tujuan yang akan kita capai. Kiat bisa menyamarkan suatu kasus dalam bentuk cerita fiksi dengan penokohan yang berbeda untuk menyampaikan pesan dan hikmah yang dapat diambil dari suatu kasus.
6. Kata kunci yang tepat
Terkadang untuk kepentingan meningkatkan traffik blog, orang membuat kata kunci yang tidak sesuai dengan isi artikelnya. Hal ini akan menyesatkan pencari artikel. Mungkin masih bisa ditoleransi kalo isinya berguna bagi pencari artikel yang tersasar atau pencari produk yang tersasar tersebut. Sekali lagi ini hanya etika saja jika kita tidak ingin mempersulit orang lain. Memang sangat banyak informasi yang tidak relevan dengan yang kita cari di internet tapi setidaknya dengan menggunakan kata kunci yang tepat kita sedikit mengurangi masalah tersebut. Kontribusinya memang tidak significant tapi kalo semua penulis menggunakan keyword yang tepat akan memudahkan pembaca.Demikian pendapat penulis tentang etika menulis di blog. 
Tentunya banyak sekali kekurangan pada tulisan ini.